Convenient Framework

Post ini bukan membahas tentang apa itu framework. Jadi jika anda tersesat di sini karena anda ingin mengetahui apa itu framework maka GTFO.
Tulisan ini mungkin berguna bagi anda yang ingin menggunakan framework pada aplikasi baru anda. Atau mungkin anda sudah menggunakan banyak framework.
Menurut mbah darmo dan mr X, framework yang NYAMAN untuk digunakan adalah framework yang

  • Bisa digunakan dan dipahami oleh anda sebagai developer
  • Memiliki dokumentasi yang FUNtastic
  • Full of examples baik resmi maupun non resmi
  • Big community buat sharing
  • Developer atau perusahaan dari framework tergolong aktif
  • Small foot print
  • Easy to extend
  • Scalability
  • Easy to maintain
  • Fast

pada kenyataannya nobody is perfect.
Monggo dibagi sudah framework yang dipake dan review nya gan.

5 Kesalahan Terfavorit Saya dalam Programming

Mengaku terinspirasi dari artikel di Smashing Magazine Feed yang judulnya My Favorite Programming Mistakes.
Aku jadi pengen mencatat kesalahan-kesalahan yang sering aku lakukan dalam programming, saking seringnya sampe jadi hobi.

  • 1. Lupa Kalau Punya File Konfigurasi

    Dalam membuat aplikasi, sudah bukan hal aneh kalau kita membuat sebuah file konfigurasi,
    yang biasanya berisi konfigurasi koneksi database, variable global, dll.
    Tapi sebuah keseringan bagi aku untuk, melakukan code cacat.

    Contoh

    online.php

    echo displayOnlineUser(5);

    member.php

    echo displayOnlineUser(5);

    group.php

    echo displayOnlineUser(5);

    Maksudnya sih pengen nampilin 5 online user di sebuah halaman, tapi bodohnya kenapa kok angka 5 dimasukin ke situ ??.
    bijimana kalo suatu saat usernya nambah banyak, dan pingin nampilin 40 user sekaligus ?? yah.. terpaksa deh find + replace,
    mending kalo file nya cuma 2 atau 3 biji, kalo 27 bijimana ?? trus gimana kalo file yang make angka 5 ada banyak, dan beda fungsi.
    hah.. lemburan deh..

    Solusi

    config.php

    define(‘NUM_USER_ONLINE_TO_DISPLAY’, 5);

    online.php

    include config.php;
    echo displayOnlineUser(NUM_USER_ONLINE_TO_DISPLAY);

    Kalo pengen ganti jumlah yang ditampilin sebanyak 20, tinggal ganti 1 biji file doang deh, config.php .
    lumayan kan walau gak dapet duit lemburan, tapi bisa tidur dengan nyenyak.

  • 2. Menganggap Eksekusi Sebuah Script Selalu Berhasil

    Entah karena efek aku ini orang yang optimis (maksa),
    aku sering menganggap bahwa eksekusi script dari awal sampai akhir pasti berjalan dan sukses.

    Contoh

    beli.php

    $harga = 20000;
    $jumlah = 35;
    insertPembelian($harga, $jumlah);
    echo “data pembelian berhasil disimpan”;

    Trus ?? bijimana kalo insert nya gagal, padahal udah terlanjur bilang “data pembelian berhasil disimpan” ,
    malu dong ..

    Solusi

    biasakan gunakan if dan else, pastikan data atau proses yang ada, terevaluasi lebih dahulu.

    beli.php

    $harga = 20000;
    $jumlah = 35;
    if (!insertPembelian($harga, $jumlah)){
       echo “maaf, data pembelian gagal disimpan”;
    } else {
       echo “data pembelian berhasil disimpan”;
    }

    atau lebih ekstrim lagi gunakan try & catch

    beli.php

    $harga = 20000;
    $jumlah = 35;
    try {
       if (!insertPembelian($harga, $jumlah)){
          throw (“maaf, data pembelian gagal disimpan”);
       }
    
       echo “data pembelian berhasil disimpan”;
    } catch (Exception $e){
       echo $e->getMessage();
    }

    Metode try & catch ini paling sering aku gunakan sih, soalnya bisa menjaga flow.


  • 3. Debugging di Sembarang Tempat

    Udah jadi kebiasaan juga buat nyampah (debugging).

    Contoh

    online.php

    $userOnline = getAllUserOnline();
    var_dump($userOnline);
    echo $userOnline;

    Maksudnya sih baik, pengen ngecek $userOnline
    itu sebenernya isinya apaan. tapi karena garapnya kemaleman. trus pagi-pagi kudu live ke zona production / live. lupa deh buat ngehapus.

    Eng ing eng.
    besok nya muncul deh array[4](“”).. bla bla di halaman,
    :malu deh.

    Solusi

    Pastikan konfigurasi “debug mode” tersedia pada file tertentu.

    lakukan debugging kayak tadi jika dan hanya jika “debug mode” nya nyala / on / TRUE

    online.php

    $userOnline = getAllUserOnline();
    if (DEBUG_MODE == true) {
       var_dump($userOnline);
    }
    echo $userOnline;

    jadi kalo mau hapus-hapus debug tinggal ubah konfigurasi DEBUG_MODE nya jadi false


  • 4. Mengulangi Kekosongan

    Ini juga udah jadi hobi, maksudnya adalah kita coba melakukaan looping terhadap variable yang tidak bisa di looping seperti NULL / FALSE / Bukan Array dll

    Contoh

    online.php

    $userOnline = getAllUserOnline();
    foreach($userOnline as $user) {
       echo $user[‘nama’];
    }

    Niat hati sih, pengen nampilin nama setiap user yang online.
    Tapi bijimana kalo gak ada yang online??
    mending kalo getUserOnline() itu return nya array() / array kosong,
    tapi kalo return nya string, atau false atau null ??
    error-ejing deh..

    Solusi

    Evaluasi variabel sebelum melakukan looping

    online.php

    $userOnline = getAllUserOnline();
    if ($userOnline && is_array($userOnline)) {
       foreach($userOnline as $user) {
          echo $user[‘nama’];
       }
    } else {
       die(‘no online user’);
    }

  • 5. Males Baca Manual

    Karena udah merasa dewa atau gimana, baca manual jadinya males. padahal kadang efeknya bisa signifikan.

    Contoh

    diff.php

    $A = array (“a”, “b”, “c”);
    $B = array (“b”, “c”);
    $diff = array();
    foreach($A as $a) {
       $isAda = false;
       foreach($B as $b) {
          if ($a === $b) {
             $isAda = true;
             break;
          }
       }
       if (!$isAda) {
          $diff[] = $a;
       }
    }
    var_dump($diff);

    Kalo yang ini pengennya sih cuma pengen nampilin array yang isinya adalah anggota dari array $A yang gak ada di array $B.
    Kode diatas udah dioptimasi sih, begitu ketemu langsung break, biar gak kebanyakan looping, tapi tetep aja. ada apa dengan function array_diff ??

    Solusi

    Rajin baca situs dokumentasi (php.net),
    atau pake editor yang autocomplete nya bisa browse dan nampilin detail tentang function-function yang ada.

    diff.php

    $A = array (“a”, “b”, “c”);
    $B = array (“b”, “c”);
    $diff = array_dif($A, $B);
    var_dump($diff);

    Lebih simple kan ?? jadi RTFM (Read The Fucking Manual) please…

Udah deh segitu dulu, kalo kutulis semua, bisa jadi novel entar… maklum making mistakes in programming is my habit,
bikin kesalahan dalam programming itu udah jadi kebiasaan ku,

Kesimpulannya kita sebagai warga beriman, marilah menghindari kesalahan-kesalahan diatas, kalo masih salah juga :

┒(‘o’┒) LOE, (┌’,'┐) GUE = ┒(⌣˛⌣)┎ END

[ASK] mau nulis apa?

enak nya nulis apa ya, blog udah gak pernah ke apdet gini,,,

ada rikues buat nulis tutorial or something-something?? walau belum tentu aku gak males buat nulis nya,,,, :D

Local Radio Broadcast dengan Mac dan Nicecast

Pernah kepikiran jadi DJ ???, ato waktu nganggur, trus dengerin mp3 player, tiba2 pengen bikin punya stasion radio sendiri ??

ini cara yang aku pake, sekarang aku lagi membroadcasting (istilah yang aneh)… lagu yang sekarang lagi play di itunes ku.

pengen tau gimana ??

1. punya mac

2. download Nicecast disini

3. konfigurasi nice cast :

- pilih source  yang mau di pakai (aku pilih itunes)

 

 

 

 

 

 

 

 

- konfigurasi server :

karena aku cuma broadcast di LAN kantor doang jadi aku ngubah nya gini :

klik menu window trus show server : klik “stop”

abis itu uncheck automatic, dan ganti address nya jadi IP kamu sekarang :

 

 

 

 

 

 

 

trus start lagi deh server nya

4. buka system preferences / firewall, biasanya ini dalam keadaan off, kalo emang gitu hidupkan, dan izinkan koneksi dari nicecast

5. kembali ke window utama, klik start broadcast

6. dan semua user yang ada di LAN kamu, akan bisa mendengar “radio” mu dengan player yang support open URL:

7. URL nya contoh kalo konfigurasi nya kayak punyaku : http://192.168.1.118:8000/listen.m3u

8. kalo gak bisa oprek2 sendiri deh

9. tanya ane juga boleh,, heheheh

have fun!!!!

Ruby on Rails For Dummy [@windows]

Beberapa waktu yang lalu (sangat sangat lalu sekali), saya pernah agak bermain-main (atau dipermainkan) oleh Ruby on Rails, Apakah Ruby on Rails ??

Ruby menurut beberapa sumber yang semoga dapat dipercaya adalah : Sebuah bahasa pemrograman, yang berorientasi object yang berusaha menggabungkan kelebihan2 bahasa pemrograman yang sudah ada. Katanya juga kelebihan yang coba diusung adalah :

  • Sintaks sederhana.
  • Memiliki exception handling yang baik.
  • Bahasa Pemrograman Berorientasi Objek.
  • Mengusung konsep single inheritance.
  • Open source, siapa saja dapat menggunakannya dengan cuma-cuma dan dapat ikut berpartisipasi mengembangkannya.
  • Memiliki garbage collector yang secara otomatis akan menghapus informasi tak terpakai dari memori.

Detilnya maen kesini aj deh kaks

Trus kalo Ruby on Rails (RoR) sendiri itu : adalah Web Application Framework buat si Ruby, jadi kalo Ruby itu Kopi, RoR itu gelasnya, kalo Bungkus permen itu RoR maka Ruby itu permennya, kalo Celana itu RoR, maka isi celana itu Ruby nya,,,, :D

Detilnya seperti biasa kaks maen kesini

Mungkin perlu saya  ingatkan lagi tulisan ini sebenernya ditujukan untuk dummy boys n girls, kalo yang udah advance, dipersilakan meludahi post ini, hehe,,, maksudnya, silakan baca post yang lain, atau berpindah ke blog yang lain, atau boleh juga, nulis saran dan kritik di tempat kesukaan anda mengenai tulisan ini,,, :P

Seperti yang sudah berusaha dengan keras saya sampaikan, bahwa beberapa dekade (lebay) yang lalu saya di sibukkan oleh Ruby on Rails ini, salah satu coretannya nih :

http://hendrarss.heroku.com/ ,

Nah kebetulan saat itu saya menannya di Mek OS, sekarang pengen bagi2 buat yang doyan make window$,

1. Download dulu Ruby nya dimari

2. Install deh, seperti biasa (next, next dan next)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.Download dan Install RubyGems (ini adalah package manager buat Ruby) dari sini

4. Extract file nya jalankan setup.rb nya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5. Install Ruby on Rails dengan menjalankan perintah dibawah ini di cmd (Command prompt):

gem install rails

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6. Install SQLite3 untuk Ruby

gem install sqlite3-ruby

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

7. Download sqlite.dll di (http://www.sqlite.org/sqlitedll-3_7_3.zip)

8. Extract file, Copy sqlite3.def dan sqlite3.dll ke C:\ruby192\bin\

9.Mari kita mencoba membuat sebuah aplikasi, buat folder untuk menyimpan aplikasi nya

mkdir c:\RailsApp

10. Create New Application

rails new c:\RailsApp

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

11. Jalankan Web Server :

cd C:\RailsApp

rails server

 

 

 

 

12. Buka http://localhost:3000

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

and it’s done.

Anda sudah berhasil intallasi Ruby on Rails, bahkan membuat sebuah aplikasi baru rails. Mau belajar Ngoprek aplikasi nya mau maenan Controller, Model, Route, Database, dll,?? Eits, nanti dulu…. SLOWWWW……

Kalo mau lebih jauh tunggu di post berikutnya … (berharap lah ada… :D )

Kata Sapa Gak Pernah Apdet ?

Mungkin beberapa orang kalo melihat blog ini dan memperhatikan timestamp nya, maka akan berpikir bahwa yang punya blog jarang banget apdet, mungkin terlalu malas, terlalu sibuk atau terlalu tampan (gak nyambung), so this is it…

‘update’;

Bagaimana Cara Saya Membuat Plugin WordPress

Mungkin sebagian dari anda bisa tersesat di halaman ini dengan berbagai keyword “Membuat Plugin” “plugin wordpress” “cara membuat plugin wordpress” dll yang tak mampu saya sebutkan satu per satu,,, :) . Disamping itu saya yakin ini bukan halaman pertama yang anda baca mengenai “cara membuat plugin wordpress”, tentu saja, karena blog saya ini bukan blog yang memiliki top rank di Google. Malahan setelah membaca pembukaan ini dan tampilan dari blog saya ini, anda akan menganggap tulisan saya tidak berguna, sehingga anda malas untuk membacanya, bahkan cenderung jijik, hehe..:). Tapi toh tetap saja anda membaca sampai baris kalimat ini, sehingga saya tidak dapat menolak untuk memberi wacana saya mengenai pembuatan plugin wordpress..:).

Siapa sih yang gak tau wordpress ?? (murid menjawab: banyak!!! ). Ya wordpress memang sebuah framework CMS, kenapa saya lebih suka menyebut dengan framework, karena wordpress memang memiliki pola dan struktur dalam penamaan, penempatan,dan pemanggilan function atau class yang memiliki ciri khas, dan rapi.

Semenjak wordpress dibangun dengan bahasa pemrograman PHP, maka saya rasa dengan sedikit, saya ulangi SEDIKIT kemampuan PHP, dan lebih sedikit lagi kemampuan pemrograman CSS, javascript (jquery sangat menopang), dan HTML, anda dapat membuat plugin sederhana atau bahkan mungkin rumit untuk wordpress.

Tapi apa itu plugin, jadi menurut penerawangan saya, plugin dalam wordpress adalah sebuah “robot” kalau boleh saya sebut, yang melakukan fungsi fungsi yang tidak dapat dilakukan oleh wordpress secara default. Lalu kenapa kita tidak memulai sekarang ??

Banyak cara atau metode dalam pembuatan plugin (mungkin), dan saya tidak mengatakan apa yang saya tulis ini adalah cara yang terbaik, namun tulisan ini semoga dapat mengobati rasa penasaran anda saja

  1. untuk membuat plugin pastikan anda berada di folder /worpress/wp-content/plugins/
  2. di sana anda pasti melihat hello.php, kalau anda tidak terlalu malas untuk membuka file itu, maka sebenarnya anda sudah mampu membuat plugins
  3. Sebenarnya saya bisa berhenti menulis,, semenjak anda telah menemukan hello.php
  4. tapi just in case, kalau anda terlalu malas untuk membuka file itu maka saya akan lanjutkan.. :P
  5. saya akan memberikan beberapa pedoman saya dalam pembuatan plugin, (pedomaan???)
  6. saya terbiasa dengan membuat sebuah folder baru didalam folder plugins, ya walaupun folder itu hanya berisi satu file .php saja, karena ini akan mempermudah pencarian dan tampak rapi
  7. saya akan menamai folder itu dengan nama plugin saya, sebut saja bunga (korban pemerkosaan..hehe)… misal akan membuat plugin Hello World, maka saya akan memberi nama folder hello-world, ya saya terbiasa menggunakan huruf kecil dan jika plugin terdiri dari dua kata saya akan menambah tanda “-”.
  8. lalu di dalam folder hello-world saya akan menyiapkan beberapa folder admin, template,widget,lib,config, dan class. folder admin untuk menyimpan file-file yang berhubungan dengan administrator atau pengelolaan plugin anda, template untuk menyimpan file file yang berhubungan dengan tampilan, jika plugin kita akan menampilkan sesuatu kepada user (bukan halaman administrator), widget untuk file file yang berhubungan dengan widget, jika plugin kita menampilkan widget, lib untuk menyimpan file file library, config untuk menyimpan file file konfigurasi plugin, class biasanya saya isi dengan class PHP yang saya buat untuk kemudian dapat saya panggil di file lain dalam bentuk Object.
  9. kembali lagi ke folder hello-world, disamping membuat folder folder tadi saya akan membuat file hello-world.php di dalamnya (perhatikan nama file sama dengan folder, tidak harus tapi ini konvensi saya)
  10. Kemudian di hello-world.php saya akan menulis identitas plugin saya, begini caranya :

    1. <?php
    2. /*
    3. Plugin Name: Hello World
    4. Plugin URI: http://hendrawankuncoro.wordpress.com
    5. Description: Mengucapkan Hello kepada World
    6. Version: 1.0b
    7. Author: Hendrawan Kuncoro
    8. Author URI: http://hendrawankuncoro.wordpress.com
    9. License: Copyright (c) 2010 pentatonicfunk 
    10. */
  11. dengan menuliskan kode diatas maka wordpress anda sudah dapat mengenali plugin anda, tentu saja isian setelah tanda “:” bisa anda ganti dengan keiniginan anda, dan tidak perlu semua isian anda masukkan, tapi saran saya masukkan saja semua isian
  12. kemudian saya akan membuat file admin-hello-world.php yang saya simpan di folder admin, widget-hello-world.php dalam folder widget, config-hello-world.php dalam folder config, class-hello-world.php dalam folder class, template-hello-world.php. dan memasukkan library misal Json.php atau ftp.php dalam folder library, tergantung kebutuhan.
  13. lalu saya akan meload masing-masing file tersebut di dalam file hello-world.php
  14. dengan menambah baris kode berikut :
      <li>require_once ABSPATH . '/wp-content/plugins/hello-world/admin/admin-hello-world.php';

    1. require_once ABSPATH . '/wp-content/plugins/hello-world/class/class-hello-world.php';
    2. require_once ABSPATH . '/wp-content/plugins/hello-world/template/template-hello-world.php';
    3. require_once ABSPATH . '/wp-content/plugins/hello-world/config/config-hello-world.php';
    4. require_once ABSPATH . '/wp-content/plugins/hello-world/widget/widget-hello-world.php';
  15. sedang file library hanya akan saya load pada script yang memang membutuhkan library tersebut
  16. Ya memang tampak rumit, tapi menurut saya jika kita terbiasa dengan format seperti ini, tidak harus sama, tapi terstruktur, maka itu akan memudahkan kita salam pengelolaan kode kita sendiri.
  17. ok, hal terakhir coba tambahkan baris kode berikut pada file template/template-hello-world.php

    1. add_filter(‘the_content’,‘helloWorldContent’);
    2. function helloWorldContent($content){
    3. return “Hello World”.$content;
    4. }
  18. aktifkan plugin anda melalui wordpress administration panel. dan coba cek apa yang terjadi dengan post post anda.
  19. kita akan mempelajari add_action, add_filter dan hook di sesi berikutnya (jika ada), selamat bereksplorasi

Java : Teks ke Binary

katanya orang2 yang bikin teks to binary pake java sih kayak gini :

download : linX

males ketik

fuzzy Tugas Akhir

asdfasdf => mantra
download

RPL Isee

Berkaitan dengan adanya tugas RPL, begitu pula IMK di kuliah saya semester ini, yang menuntut adanya collaborative controlled programming, maka project yang dibuat (isee-ilkomers see : jejaring sosial untuk ilkomers) saya hosting kan di ilkomers.com baik repository, trac, dan project production

untuk alamat repository, trac dan forum project isee : http://rpl.ilkomers.com/projects/i-see

untuk alamat project production : http://isee.ilkomers.com

Terus gimana kalau saya ingin join project ini ??

1. buka http://rpl.ilkomers.com (lakukan registrasi) : untuk cara registrasi anda bisa melihat langkahnya di halaman home, berikut kalau saya kutip  :

Prosedur Pengajuan Project ilkomers

  1. Daftar akun di portal repository ilkomers di http://rpl.ilkomers.com/account/register
  2. Kirim email ke idham@ilkomers.com yang berisi data berikut
    • Nama Project
    • Daftar nama anggota project (untuk kepentingan SCM)

Setelah tahapan di atas selesai silahkan tunggu notifikasi dari admin mengenai status akun, hal ini dilakukan untuk menjaga agar project yang tersimpan dan dikelola di portal ini memang benar – benar berkaitan dengan ilkom :)

2. setelah register maka kirim email ke hendrawan@ilkomers.com untuk mendaftar ke project isee (sekedar konfirmasi)

Langkah melakuakn update,commit dari local computer ke atau dari SVN rpl.ilkomers.com

1. Download SVN client, bisa menggunakan turtoise atau rapidsvn, saya biasa menggunakan rapidSVN, (download)

disitu ada versi mac,windows dan linux

2.installasi rapidSVN dan buka

3.Lakukan checkout maka akan keluar dialog window

isi url dengan svn://ilkomers.com/repos/i-see

dan destination directory dengan lokasi folder di komputer anda (terserah dan tidak mengganggu) misal pada kasus ini iseeSVN

4. nanti akan muncul window untuk username dan password svn, (bisa ditanyakan pada hendrawan@ilkomers.com)

5. kemudian rapidSVN akan melakukan download project

–||–

Pembuatan environment development di local computer

sementara tutorial ini menjelaskan menggunakan WIND*W$ (lebih banyak mahasiswa ilkom pengguna windows) meskipun saya pengguna mek

1. saya tidak akan memberi langkah installasi XAMPP dkk,

2. saya anggap anda sudah installasi xampp

3. buat folder misal namanya “iseeproject” di /xampp/htdocs

4. copy hasil download yang ada di folder “iseeSVN” (copy /sknimg, /system, index.php, .htaccess ) ke folder “iseeproject”

5. sekarang coba buka http://localhost/iseeproject harusnya error !!!

6. buka file .htaccess dengan editor teks kesayangan anda:

pada baris ke-3 (kalo ga salah)

ada line :

RewriteBase / ubah ke RewriteBase / iseeproject/

saya harap dan anggap anda paham harus diganti apa dan mengapa..:P

kemudian buka /system/application/config/config.php

kemudian ada baris yang dirubah

$config['base_url'] = “http://isee.ilkomers.com/”; rubah menjadi

$config['base_url'] = “http://localhost/iseeproject/”;

7. buka file /sknimg/css/style.css dan /sknimg/css/userarea.css

replace semua url(/sknimg/…..) => menjadi  url(/iseeproject/sknimg/….)

saya harap anda paham cara me-replace

–||–

pembuatan database :

1. download SQL non insert yang ada di (http://rpl.ilkomers.com/attachments/download/2/SQL_non_Insert.sql)

2. buka http://localhost/phpmyadmin/

3. buat database baru misal “iseedb”

4. import sql yang tadi download ke dalam database iseedb

koneksi DB ke aplikasi

1. buka file /system/application/config/database/php

2. rubah

$db['default']['username'] = “root”;
$db['default']['password'] = “root”;
$db['default']['database'] = “isee_db”;

menjadi

$db['default']['username'] = “USERNAME MYSQL ANDA”;
$db['default']['password'] = “PASSWORD MYSQL ANDA”;
$db['default']['database'] = “iseedb”;

–||–

test running aplikasi di http://localhost/iseeproject/

daftar error :

datatabase connection error : maka setting di /system/application/config/database.php anda tidak sesuai coba cek username dan password untuk database anda atau mysql anda

link ke tempat lain tidak berjalan : cek lagi file .htaccess dan /sknimg/application/config/config.php anda cek rewritebase dan base url lagi

gambar banyak yang tidak muncul cek style.css dan user area.css pastikan anda sudah mereplace url /sknimg dengan /iseeproject/sknimg

–||–

update dan commit

1. untuk memastikan file yang anda edit adalah file terbaru pastikan anda melakukan update (klik kanan pada rapidSVN ->update) sebelumnya

2. setiap ada file yang terupdate atau baru update juga atau copy ke /htdocs/iseeproject/

3. list revisi bisa dilihat di http://rpl.ilkomers.com/projects/i-see/repository

4. jika anda akan mengedit file edit lah file yang ada di /htdocs/iseeproject/ dan lakukan testing di localhost anda

5. setelah running well atau berjalan dan tampil baik di localhost anda, kemudian copy file yang anda edit tadi misal home.php ke folder “iseeSVN”, boleh melakukan replace

6. buka rapidSVN, maka anda akan melihat perubahan warna merah jika melakukan editing, tanda tanya jika tambah file baru

7. untuk file yang bertanda merah, anda cukup klik kanan “commit”

8. untuk file baru (tanda tanya), klik kanan “add”-> “commit”

9. sekian (optional: email ke hendrawan@ilkomers.com atau pentatonicfunk@gmail.com untuk notifikasi project manager)

–FIN–

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 136 other followers